Keterangan Gambar : Muhammad Najib
BALIKPAPAN,BIDIKNEWS.co.id- Fungsi keberadaan Terminal Batu Ampar kurang begitu efektif dan maksimal. Hal tersebut dikarenakan ulah sopir bus yang selalu ngetem mengambil dan menurunkan penumpang diluar terminal.
Pemandangan tersebut dapat dijumpai kala penumpang yang akan berangkat dari Balikpapan menuju Samarinda, kebanyakan tidak masuk ke Terminal Batu Ampar tersebut, melainkan menunggu dipersimpangan lampu merah.
Hal itu pula menjadi perhatian anggota DPRD Balikpapan, Muhammad Najib Fraksi PDI Perjuangan saat ditemui di kantornya. Menurut, kurangnya pengawasan dari dinas terkait menjadi penyebab kurang efektifnya pemanfaatan Termina Batu Ampar. Selain itu, kesadaran dari para sopir juga sangat kurang.
"Pengelolaan terminal kan ada di Dinas Perhububungan, mestinya pengawasan mereka perketat. Sosialisasi juga terus dilakukan, sehingga para sopir dan calon penumpang memahami keberadaan terminal," jelas Najib diruang kerjanya.
Selain menjadi sorotan, para pelaku usaha yang berdagang didalam terminal juga mengeluhkan hal itu. Salah satunya sepihnya pembeli yang datang, karena para penumpang yang hendak berangkat dan tiba terkadang tidak sampai masuk terminal.
"Saya rasa ini harus dipertegas, disisi lain fungsi terminal kurang maksimal sementara disana ada masyarakat yang bergantung pada keberadaan terminal. Saya akan diskusikan hal ini dalam waktu dekat bersama dinas terkait," tegasnya (sinta/bdknews)
Tulis Komentar