Iklan Satu

Persoalan Banjir Masih Menjadi Persoalan Klasik Pada Reses Dewan Balikpapan. Rahmatiah Akan Perjuangkan Seluruh Usulan Warga

$rows[judul] Keterangan Gambar : Rahmatiah saat melaksanakan reses di kelurahan Baru Ilir

BALIKPAPAN,BIDIKNEWS.co.id- Sebagai pendatang baru di gedung putih, Rahmatiah yang kini anggota Komisi IV DPRD Kota Balikpapan dari partai Gerindra,  terus melakukan gebrakan untuk mewujudkan pembangunan diwilayah Balikpapan Barat, yang merupakan dapilnya. 

Namun begitu, dirinya tentu perlu masukan dari masyarakat untuk mengetahui pokok permasalahan yang terjadi. Melalui kegiatan reses DPRD Balikpapan pada sidang ke lll tahun 2019, warga diberi kesempatan untuk menyampaikan semua usulan dan permasalahan untuk membenahi infrastruktur lingkungan. 

Kegiatan reses yang dilaksanakan Rahmatiah pada Jum'at (22/11/19) malam, berlangsung di halaman Bulutangkis RT.61, Jalan Karang Anyar, Kelurahan Baru ilir, Kecamatan Balikpapan Barat. Antusias warga menghadiri reses tersebut untuk menyampaikan berbagai usulan dan keluhan. 

"Semua usulan masyarakat ditampung, kami tentunya akan mengawal di dewan untuk dapat direalisasikan. Usulan warga kan untuk kemajuan lingkungan, utamanya di Balikpapan Barat,"ungkap Rahmatiah

Dari pantauan bidiknews.co.id, beberapa OPD yang hadir, diantaranya dari Dinas PU, Lurah, LPM,  Ketua RT dan warga sekitar Karang Anyar. 

Rahmatiah berterimakasih kepada masyarakat yang telah menyempatkan hadir pada reses yang dilaksanakannya. Reses perdana yang diselenggarakan DPRD Balikpapan harus dimanfaatkan warga sebagai wadah untuk menyalurkan usulan dan permasalahan yang terjadi. Sebab reses tersebut menurut Rahmatiah, bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat sebagai perencanaan pembangunan di dewan. 

Mulai usulan semenisasi jalan, perbaikan drainase, pemasangan sambungan PDAM, pengurusan IMTN,  serta BPJS kesehatan menjadi bahasan pada reses yang dilaksanakannya. 

"Kami wajib melaksanakannya, supaya mendengar langsung pokok permasalahan yang sebenarnya.  Walapun beberapa pembangunan kini sedang kami laksanakan, namun kami juga perlu mengetahui langsung masukan warga," jelas Rahmatiah dalam kegiatan resesnya.

Seperti warga Karang Anyar yang meminta penanganan masalah banjir sering terjadi ketika hujan turun. Dan masalah status lahan yang ditempati warga dalam kawasan Pertamina. 

"Kami kawatir sewaktu waktu digusur akibat proyek pelebaran kilang minyak yang sedang dikerjakan saat ini. Kami sudah 40 tahun menempati lahan ini, berharap dapat pembebasan lahan untuk menjadi hak milik," usul warga 

Dirinya berjanji akan mengawal seluruh usulan warga untuk dapat direalisasikan yang merupakan wilayah daerah pemilihannya. Dia akan memperjuangkan lewat lembaga DPRD pada pembahasan pariourna. (sinta/bdknews)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)