Iklan Satu

Warga Bukit Sion Keluhkan JPU dan Perbaikan Jalan LingkunganNelly Turuallo, Ucapkan terima kasih pada Masyarakat atas Masukan dan Usulannya.

$rows[judul] Keterangan Gambar : Tampung Aspirasi : Nelly Turuallo menjawab usulan warga yang meminta perbaikan berbagai fasum dilingkungannya

BALIKPAPAN,BIDIKNEWS.co.id- Memasuki hari ke lima pelaksanaan kegiatan reses anggota DPRD Balikpapan dengan masa persidangan III tahun 2019 berlangsung. Reses yang diadakan di daerah pemilihan (dapil) masing masing anggota dewan berjalan dengan lancar. 

Pun halnya reses yang dilakukan Nelly Turuallo,SE anggota DPRD Kota Balikpapan yang menggelar Reses di Wilayah Bukit Sion kelurahan Gunung sari Ilir , Kecamatan Balikpapan Tengah, pada Jum'at (22/11/19) sore pukul 16:00 wita,  berjalan dengan baik. 

Berbagai aspirasi warga mewarnai reses yang di gelar politisi partai Golkar ini. Perwakilan dari berbagai masyarakat dan RT menyampaikan usulan serta permasalahan yang dihadapi warga di lingkungannya. Seperti semenisasi jalan, drainase, Penerangan Jalan umum , hingga permasalahan Pendidikan.

Dalam kesempatan itu, reses yang di gelar Nelly dihadiri lurah Gunung Sari Ilir, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan, RT dan Warga serta tokoh Masyarakat.

"Kami ucapkan terima kasih atas partisipasi usulan serta masukan bapak ibu, kami di dewan tentunya akan memperjuangkan usulan yang ada, terutama masyarakat Balikpapan Tengah. Mudah-mudahan semuanya bisa terlaksana serta mohon dukungan dan doa agar diberikan kelancaran dalam tugas di DPRD Balikpapan," pungkas Nelly Tulullo.

Warga yang hadir begitu bersemangat ingin menyampaikan keluhan dan persoalan yang di terjadi dilingkungannya. Salah satunya 
Nusrani, warga RT.42 Gunung Sari Ilir, yang mengeluhkan permasalahan perbaikan drainase atau paret yang sampai sekarang belum di realisasikan. Termasuk semenisasi jalan di lingkungan RT.37 yang mengalami jalanan rusak. 

"Dulu pernah diukur namun koq sampai sekarang gak dikerjakan. Kalau paret belum sama sekali di kerjakan, makanya kami berharap pada reses kali ini untuk direalisasikan,"beber Nurdin. 

Sementara masukan juga disampaikan Berta, pengurus Gereja Bukit Sion meminta Penerangan Jalan Umum (JPU) di wilayah Bukit Sion yang masih gelap jika malam hari, sehingga membuat rawan baik pengendara bermotor maupun pejalan kaki yang melintas. 

Perwakilan Dinas Perhubungan Alex menjelaskan, untuk permasalah penerangan jalan umum kemungkinan terealisasinya kemungkinan di tahun 2020. Permohonan melalui Kelurahan dan kecamatan. 
"Untuk anggaran penambahan dan pemeliharaan JPU di tahun 2019 sudah habis, namun kami akan melaksanakan di tahun 2020  mendatang,"jelasnya. (tiyono/sinta/bdknews)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)