BALIKPAPAN,BIDIKNEWS.co.id- Ada sebanyak 31 Ormas yang tergabung dalam tim 11 melakukan pertemuan, pada Selasa (3/12/21019), bersama pihak RU V Pertamina, membahas 5.732 berkas tenaga kerja lokal yang telah diserahkan ke pihak RDMP (Rifenery Development Master Plan) bulan Febuari 2019, yang sampai sekarang tidak mendapatkan jawaban.
Tim 11 yang diketuai Andin Syamsir telah menyerahkan 3.016 berkas tenaga lokal, sementara Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker) Kota Balikpapan menyerahkan 2.716 berkas tenaga lokal. Semua berkas tersebut telah di serahkan ke pihak RDMP dan subkontraktor, tetapi belum mendapatkan panggilan.
Tenaga kerja lokal menjadi perhatian Organisasi Masyarakat (Ormas) Kota Balikpapan, pasalnya ada sekitar 5.732 tenaga kerja lokal belum terserap dalam perluasan proyek kilang RU V Pertamina Balikpapan,yang telah diajukan.
"Tidak adanya tanggapan dari pihak RDMP dan subkontraktor terhadap tenaga kerja lokal sungguh mencoreng dan melecehkan tenaga kerja lokal serta lemerintahan setempat. Padahal berkas sudah diserahkan bulan Febuari lalu dan disaksikan oleh Wali Kota Balikpapan, stakeholder dan pihak Pertamina RU V Kalimantan, " kata Andin dengan nada kesal.
Andin juga menegaskan, apa alasan pihak RDMP dan subkontraktor memilih mempekerjakan ribuan tenaga kerja dari luar. "Yang pasti kami akan terus melakukan upaya agar pihak RDMP dan subkontraktor bersikap tegas untuk mempekerjakan 5.732 tenaga kerja lokal yang ada di Balikpapan," tegas Andin lagi.
Sementara pihak RU V Pertamina yang diwakili Cecep Supriatna dari bidang CSR mengatakan belum bisa mengambil keputusan karena persoalan ini merupakan wewenang dari pihak RDMP.
"Persoalan ini harus dibicarakan dengan duduk bersama dengan RDMP untuk mencari solusinya agar bisa segera di selesaikan," papar Cecep.(tiyono/bdknews)
Tulis Komentar