Keterangan Gambar : Anggota komisi lV DPRD Balikpapan Budiono
BALIKPAPAN,bidiknews.co.id- Pemerintahan kota Balikpapan terus menekan meluasnya penyebaran Virus Corona yang sedang melanda Kota Beriman ini. Menjaga jarak (Phcycal Distancing) serta menghindari berkumpul (Social Distancing) pun telah diterapkan yang berlaku bagi seluruh warga tak terkecuali. Tak hanya itu melalui SK Walikota, beberapa ruas jalan utama di Balikpapan dilakukan buka tutup.
Hal ini di lakukan guna memutus mata rantai covid-19 yang hingga kini masih berlanjut. Namun demikian imbas dari langkah pemerintah tersebut tentunya juga berdampak sosial bagi perekonomian masyarakat di kota Balikpapan. Ditambah lagi penutupan sejumlah jalan utama yang sekarang berjalan.
Anggota komisi lV DPRD Balikpapan, Budiono yang juga ketua Badan Kehormatan (BK) berpendapat lain dengan hal itu. Menurutnya langkah pemerintah menutup beberapa titik jalan di Balikpapan tidak efektif. Terbukti warga masih beraktivitas di area yang ditutup dan tidak menyurutkan sebagian warga untuk tetap melintas. Sebaliknya sebagian warga terdampak perejonomiannya akibat penutupan itu.
"Saya rasa langkah ini yang perlu kita pikirkan bersama, mungkin sebaiknya pemerintah harus fokus pada pencegahan virus corona sehingga tidak menyebar secara luas. Namun perekonomian masyarakat juga mesti tidak sepenuhnya terhenti," jelas Budiono, Selasa (14/4/2020)
Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini juga mengatakan semestinya kebijakan Pemkot dibarengi dengan langkah persuasif. Ini perlu karena dilain sisi masyarakat tentunya perlu akses untuk memenuhi kebutuhan pokok bagi keluarganya.
"Pemerintah juga perlu memikirkan masalah perekonomian warganya agar tetap terus berjalan. Namun fokus utama untuk pemberantasan virus corona juga harus di lakukan. Mereka yang berprofesi sebagai pekerja harian saat ini banyak di rumahkan, tentu saja mengeluh karena tidak bekerja. Ini yang juga kita pikirkan bersama," sebut Budiono. (bdknews)
Tulis Komentar