Keterangan Gambar : Sidak gabungan DPRD Balikpapan ke IPAM PDAM Balikpapan, temukan gedung mangkrak yang nilainya miliran rupiah.

BALIKPAPAN,BIDIKNEWS.co.id- Anggota DPRD Kota Balikpapan kembali melakukan Inspeksi mendadak(sidak) terhadap Instalasi Pengelolaan Air Minum (IPAM) KM.12 PDAM Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara Rabu(18/12/2019) pagi.
Berdasarkan laporan warga mengenai IPAM KM.12 terkait gedung gas flour yang tidak di fungsikan PDAM serta permasalahan lainnya. Anggota DPRD Balikpapan dengan sigap melakukan sidak gabungan guna menindak lanjuti laporan warga tersebut yang melibatkan komisi III dan Komisi II.
Dalam sidak Kali ini ketua komisi III DPRD Kota Balikpapan Riri Saswita Diano, mengungkap beberapa temuan pelanggaran oleh PDAM. Diantaranya temuan gedung Gas Flour yang nilainya miliaran namun tak difungsikan, temuan bahan campuran air baku yang tidak berlebel halal serta IPAM yang mampu mendistribusikan air bersih 100 liter/detik namun pipa jaringan yang di gunakan hanya mampu 50 liter/detik.
"Kami di dewan fungsinya sebagai pengawasan, tentunya permasalahan ini kami akan tindaklanjuti. Kami akan memanggil jajaran direksi PDAM untuk pertanyakan, semuanya,"ujar Riri
Di tempat yang sama Anggota Komisi II DPRD Balikpapan H. Haris menanggapi berbeda. Menurutnya pihak PDAM sebaiknya melakukan pergantian beberapa pipa untuk jaringan dari waduk IPAM KM.12. Kemampuan IPAM KM.12 saat ini mampu mendistribusikan air bersih 100 liter perdetik. Sementara pipa jaringan yang sekarang terpasang hanya 50 liter/detik.
"Kami berharap kepada Perusahaan Daerah Air Minum untuk segera mengganti pipa jaringan dari waduk IPAM KM.12, di karenakan IPAM KM.12 ini mampu mendistribusikan Air bersih 100 liter/detik. Apabila pipa jaringan sudah di ganti, maka dipastikan dapat melayani masyarakat kota Balikpapa yang belum bisa menikmati air bersih," ujar Haris
Politisi partai PDIP ini menambahkan bahwa IPAM di KM.8 dan kelurahan Damai sudah tidak ada masalah karna sesuai. Jaringan yang di pasang 450 litet/detik sesuai dengan IPAM yang mengelola mampu mendistribusikan air bersih 450 liter /detik.
Kendala sekarang yang ada kenapa masyarakat kota Balikpapa ingin melakukan penyambungan baru tapi tidak bisa oleh PDAM . "Kami akan pertanyakan itu semua nanti kepada pihak PDAM," ungkapnya. (agus/bdknews)
Tulis Komentar