Iklan Satu

Kamaruddin : Penetapan Jadwal Sekolah Ajaran Baru, Menunggu Edaran Kemendikbid

$rows[judul] Keterangan Gambar : Kamaruddin

BALIKPAPAN,bidiknews.co.id- Sesuai jadwal penetapan, setelah pengumuman Sekolah Menengah Pertama (SMP) seminggu yang lalu , kini giliran Sekolah Dasar (SD) yang dijadwalkan pada Senin tanggal 15 Juni 2020 telah diumumkan ,walaupun pengumuman kali ini berbeda dari tahun sebelumnya disebabkan pandemi Covid -19  yang melanda kota Balikpapan,  pengumuman dilakukan secara Online.

pengumuman online yang di umumkan melalui media elektronik baik cetak maupun online dan juga melalui aplikasi Whatsapp ini meluluskan sebanyak 11,280 siswa SD , dan kini tinggal menunggu tahapan Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online untuk ke jenjang selanjutnya.

Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan Kamaruddin menanggapi tentang PPDB Online , menurutnya tidak ada yang berubah tata cara pendaftaran PPDB online dari tahu sebelumnya.

" walaupun ditengah masa Pandemi Covid-19 yang mendera kota Balikpapan , mekanisme pendaftaran PPDB online untuk tahun ini tidak ada perbedaan dari tahun sebelumnya , seperti yang dipaparkan kepala Dinas Pendidikan bahwa persoalan zonasi dan lain sebagainya sudah diantisipasi, ini pun sudah beredar di media" ungkap Kamaruddin kepada awak media diruang kerjanya , Senin (15/06/2020)

Kamaruddin pun menjelaskan ,"bahwa ruang kelas yang disediakan cukup untuk menampung calon siswa baru nantinya " asalkan setiap orang tua murid mematuhi aturan yang telah di tetapkan Diknas baik dari zonasi maupun yang lainya, akan tetapi apa bila orang tua murid tidak mengikuti aturan yang telah ditetapkan,  maka ruangan kelas yang disediakan tidak dapat menampung karena tertuju hanya satu Sekolah , jadi tetap harus sesuai dengan zonasi agar ruang kelas yang di sediakan cukup" jelas Kamaruddin

Di singgung tentang tahun ajaran baru , Kamaruddin mengatakan belum ada edaran dari Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan (Mendikbud) yang menjelaskan bahwa murid baru akan belajar di dalam kelas atau masih menggunakan metode belajar melalui sistem Online sampai awal januari 2021. Memang ada wacana untuk itu namun sampai saat ini belum ada edarannya.

"ya kita tunggu saja , kita berharap pandemi ini bisa cepat berakhir sehingga anak-anak kita dapat belajar seperti sediakala," jelas Kamaruddin. (agus/bdknews)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)