BALIKPAPANbidiknews.co.id-Tugas berat di tengah hujan dan panas membangun jalan dan memperbaiki rumah-rumah warga yang tidak mampu. Di tambah lagi ancaman tidak terlihat mata yang berdampak kematian.
Itulah yang dialami Satuan Tugas TNI Manunggsl Membangun Desa (Satgas TMMD) ke-107 yang bertugas di 100 desa-desa dan wilayah tertinggal di Indonesia. Tak terkecuali Satgas TMMD Kodim 0905 Balikpapan. Di tengah merebaknya ancaman virus dari Wuhan China, para prajurit TNI AD tetap semangat melaksanakan tugas membangun untuk memajukan masyarakat yang masih tertinggal.
Tak berlebihan apabila Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh SSos memberikan acungan jempol kepada Satgas TMMD Kodim 0905 Balikpapan.
Sebab, Abdulloh merasakan sendiri ketika meninjau di lapangan bersama Dandim 0905 Balikpapan Kolonel Arm I Gusti Putu Sujarnawa. Di lokasi TMMD Manggar, yang panas penyengat, jauh dari permukiman.
"Di sini mau cari minum saja susah. Ini pekerjaan berat untuk memajukan warga yang masih tertinggal, " ujar Abdulloh yang kala itu didampingi Wakil Ketua Sabaruddin Panrecalle dan Subari serta Sekwan Abdul Azis.
Abdulloh mengatakan, di saat menjalankan tugas, Satgas TMMD juga menghadapi ancaman virus corona. "Semoga semua anggota Satgas TMMD sehat semua sampai selesai nanti, " ujarnya.
Ditambahkan Abdulloh, hasil kerja keras Satgas TMMD Kodim 0905 Balikpapan sangat besar manfaatnya yang langsung dirasakan rakyat, terutama masyarakat kalangan bawah sehingga bisa terangkat taraf hidupnya. Karena wilayah Kelurahan Manggar yang menjadi sasaran TMMD, puluhan tahun adalah wilayah terpencil dan lingkungan yang tidak tertata karena banyak rumah tidak layak huni (RLTH) dan sanitasi yang tidak sehat.
"Sekarang jalan sudah bagus, lebar dan tembus sampai jalan poros Balikpapan-Samarinda. Akses terbuka luas sehingga ekonomi warga akan terdongkrak pula. Jalan ini bisa jadi alternatif penghubung yang bisa mempersingkat jarak dan memecah kemacetan," ujarnya.
Yang tak kalah pentingnya, pelaksanaan TMMD mengangkat taraf hidup masyarakat tidak mampu. Sebanyak 13 rumah tidak layak huni dibangun kembali menjadi kokoh, bersih dan indah. Bahkan 50 rumah warga yang tidak punya jamban dan BAB sembarangan di tanah kosong, sudah mempunyai jamban sehat memakai septictank bio berkat kerja keras Satgas TMMD pula membuatkan sanitasi sehat.
"Pembangunan yang dikerjasamakan dengan TMMD secara nyata mempercepat pembangunan dan mempercepat kemajuan kehidupan masyarakat, " ujar Abdulloh.
Sementara itu Dandim 0905 Balikpapan didampingi Pasiter Mayor Arm Edison mengatakan, selain pembangunan fisik, Satgas TMMD juga membangun non fisik seperti penyuluhan mengenai kebangsaan, penyuluhan pencegahan corona dan penyuluhan keagamaan.
"Di lokasi TMMD, kami juga melakukan upaya pencegahan virus corona dengan melakukan penyemprotan disinfektan di rumah-rumah warga dan tempat-tempat fasilitas umum, " ujar Edison. (nyo/bdknews)
Tulis Komentar