Keterangan Gambar : Muhammad Taqwa
BALIKPAPAN,BIDIKNEWS.co.id- Menjelang pelaksanaana penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2020. Tentunya harap harap cemas dirasakan sebagian masyarakat yang putranya akan naik jenjang tingkatan sekolah.
Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Muhammad Taqwa memberikan tanggapannya mengenai PPDB yang diperkirakan terlaksana pada Mei 2020. Menurutnya pemerintah melalui dinas pendidikan mesti sudah mempunya metode baru pada pelaksanaan PPDB yang akan datang. Sehingga tidak ada lagi keluhan masyarakat yang persoalannya selalu sama setiap tahunnya.
" Kita akan fokus untuk mencoba mencarikan formulasinya. Memang saat ini belum ada finalisasi yang sebenarnya, ditambah lagi adanya peraturan baru dari kementerian," kata Taqwa diruang kerjanya, Senin (6/1/2020) pagi.
Beberapa metode yang diterapkan pemerintah hingga kini belum dapat mengatasi permasalahan tersebut. Dari penerapan kurikulum maupun masalah kuota yang dibatasi.
"kami dari komisi lV selaku mitra dari teman-teman di dinas pendidikan masih terus mencarikan formulasi yang tepat untuk mengatasi permasalahn terkait PPDB di Balikpapan," terangnya.
Namun begitu pihaknya belum bisa menyampaikan secara spesifik teknisnya seperti apa, karena perlu regulasi yang tepat. Menurutnya untuk menyelesaikan masalah ini sebenarnya tudak bisa serta merta 100 persen kelar. Tapi pada prinsipnya lanjutnya, apapun sistem yang dipakai harus dapat menampung siswa yang akan melanjutkan jenjang sekolahnya.
Jumlah siswa siswi yang lulus sekolah hingga saat ini belum juga terdeteksi, ini penting untuk membandingkan jumlah siswa yang mendaftar dengan kuota ruang kelas yang disiapkan pemerintah.
"Menurut analisa kami jumlah siswa jika dibandingkan dengan ruang kelas maupun sekolah memang belum berbanding lurus, pasti tetap akan tetap timbul masalah dropping atau penyesuaian penyesuaian," tutupnya. (sinta/bdknews)
Tulis Komentar