Keterangan Gambar : Ketua KPU Balikpapan, Noor Thoha
BALIKPAPAN,bidiknews.co.id- KPU Balikpapan akan melaksanakan sosialisasi dan louncing sebagai langkah awal tahapan pilkada yang direncanakan pada 9 desember 2020. Sebelumnya pelaksanaan yang dijadwal pada bulan September mengalami perubahan terkait musibah Covid-19 yang terjadi.
Unsur Forkopimda turut hadir pada louncing KPU tahapan pilkada yang digelar pada (19/6/2020), seperti Walikota Rizal Effendi, pimpinan DPRD Kota Balikpapan Abdulloh S Sos, Thohary Azis , Subari, dan Budiono. Selain juga ada Dandim 0905 Balikpapan, Kol Arm I Gusti Putu Agung Sujarnawa, Wakapolresta Balikpapan AKBP Sebril Sesa serta ketua KPU Propinsi Kaltim Rudiansyah.
Dalam pidatonya, Ketua KPU Balikpapan Noor Thoha menjelaskan tujuan dilaksanakannya louncing tahapan pilkada. Selain terkendala situasi covid-19, juga menginformasikan adanya perubahan jadwal pelaksanaan kegiatan. Hal ini penting dilakukan mengingat masih rendahnya pemahaman masyarakat untuk jadwal pilkada, yakni dari total 250 koresponden di Balikpapan, hanya 10 persen yang sudah tahu jadwal perubaha. Hasil ini berdasarkan survei KPU Kota Balikpapan yang dilakukan.
" Untuk itu KPU selalu memberikan informasi update yang dapat diakses termasuk melalui media. Informasi ini terkait jadwal tahapan pelaksanaan pilkada. Termasuk kegiatan sosialisasi kepada masyarakat Balikpapan. Tentunyan dengan protokol covid-19 guna menghindari kerumuman warga," kata Noor Thoha.
Sebelumnya kegiatan pelantikan termasuk pembekalan untuk anggota PPS telah dilaksanakan. Bahkan rapid test untuk semua anggota PPK dan PPS pun telah dilaksanakan. Seluruh kegiatan itu telah disampaikan KPU Kota Balikpapan kepada dinas kesehatan sebagai persyaratan mutlak.
" Rencananya ada sekitar 132 anggota PPK dan PPS yang akan di rapid test, hal ini sebagai bagian dari ketentuan mutlak bagi panitia pilkada di Balikpapan," ungkapnya. (des/bdknews)
Tulis Komentar