Iklan Satu

Mieke Berharap PDAM Beri Kompensasi Selain Pernohonan Maaf Kepada Pelanggan

$rows[judul] Keterangan Gambar : Mieke Henny

BALIKPAPAN,BIDIKNEWSco.id- Akibat pemindahan jalur pipa transmisi di lokasi jalan tol Balikpapan -Samarinda  Balsam, distribusi air dua Instalasi Pengelolaan Air Minum PDAM KM.8 stop produksi.

Proyek pemindahan pipa transmisi yang di laksanakan oleh Perusahaan Daerah Air Minum(PDAM) ,di estimasi 'pekerjaan selesai dalam waktu 1x24 jam dan di kerjakan pada tanggal minggu 15/12/2019, ternyata mengalami kemunduran,  proyek yang  berdampak berhentinya Distribusi Air Bersih ke pada Pelanggan PDAM , di perkirakan sekita 50% pelanggan akan mengalami gangguan mati air selama 2 hari.

Atas Proyek pemindahan ini Pihak PDAM meminta maaf kepada masyarakat balikpapan karena mengalami gangguan berupa berhentinya Distribusi Air Bersih ke sejumlah pelanggan.

Sementara atas gangguan dan permintaan maaf pihak PDAM mendapat tanggapan dari DPRD kota Balikpapan

Mieke Henny, S.pd yang merupakan Wakil Ketua Komisi II DPRD kota Balikpapa menanggapai bahwa Komisi II adalah mitra kerja dari PDAM dimana tugas dan fungsi pengawasan. Terkait permasalahan proyek pemindahan pipa transmisi yang mengalami kebocoran yang sangat besar, menurutnya bisa faktor SDM  atau ada kesalahan yang kurang menguasai medan. 

"Kalau di lihat dari kasat mata ada kemungkinan kualitas dari matrialnya yang kurang mendukung. Ada juga kemungkinan dari segi sumber daya manusia (SDM) yang kurang mengusai medan tempat pemindahan. Bahkan bisa jadi dari faktor lokasi yang sulit serta licin atau cuaca yang tidak mendukung sehingga terjadi keterlambatan,"terang Mike kepada Wartawan

Namun begitu, politisi partai Demokrat tersebut meminta kepada pihak PDAM agar jangan terlalu sering meminta maaf ketika terjadi insiden.

"Kalau setiap terjadi insiden PDAM lantas hanya meminta maaf saja, itu kurang adil menurut saya. Pelanggan saja kalau telat bayar sehari pasti kena denda," katanya

Semestinya setiap permintaan maaf tersebut ada konvensasi yang nesting di tanggung kepada masyarakat. Enraged seperti apa, tapi seperti itulah konsekuensinya. 

"Misal kalau 2 hari atau 3 hari pelanggan tidak di layanin dengan baik apa kompensasi dari PDAM sendiri kemasyarakat. Kalau bisa ya harus di berikan juga kompensasi untuk masyarakat jangan di denda aja kalau terlambat bayar air," papar Mieke

"Kami juga memohon kepada pihak PDAM agar hati - hati dalam melaksanakan pekerjaan pemindahan pipa transmisi karena dampaknya terhadap kebutuhan masyarakat balikpapan" tutup wakil ketua komisi II . (agus/bdknews)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)