Iklan Satu

Taufik Minta Penyerapan Tenaga Kerja Lokal Harus Diutamakan

$rows[judul]

BALIKPAPAN,BIDIKNEWSco.id- Gabungan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang tergabung dalam Tim Sebelas melakukan Aksi Demo Damai di Jalan Yos Sudarso tepatnya di depan pintu utama jalan Minyak area Pertamina. Selanjutnya massa berpindah ke kantor Pemerintahan Kota (Pemkot) Balikpapan.

Massa aksi demo kemudian menggelar orasi, mereka menuntut pihak Pertamina RU V dan RDMP untuk memperjuangkan nasib 3.016 Tenaga kerja Lokal yang belum terserap. Padahal data tersebut sudah di serahkan di bulan Febuari 2019 lalu, namun sampai sekarang ini belum di pekerjakan. Pihak RDMP dalam Mega Proyek Perluasan Lahan Kilang Minyak Pertamina, yang dianggap paling bertanggung jawab.

Anggota komisi lll DPRD Balikpapan, Taufik Qulrahman menanggapi hal tersebut. Politisi Partai PKB saat di temui awak media mengatakan bahwa permasalahan tersebut sudah pernah di bicarakan. Seharusnya dari dulu  komitmen pertamina RU V dan RDMP merealisasikannya. 

"Saya kira tuntutan warga tidak berlebihan, mereka menagih kesepakatan yang dibuat sebelumnya. Karena tak ditanggapi akhirnya timbul reaksi dari Ormas dan Lsm di kota Balikpapan ini seperti ini,"terang Taufik

Perjanjian antara Tim  sebelas dan RDMP Pertamina RU V , bahwa perluasan kilang minyak Pertamina harus meryerap tenaga kerja lokal (putra daerah) 70 persen, dan dari luar daerah 30 persen. Namun pada kenyataanya proyek perluasan sudah berjalan 60 persen masih minimnya tenaga kerja lokal yang bekerja di proyek tersebut. 

"Ini membuktikan tidak seriusnya Pihak RDMP Pertamina RU V dalam mengarahkan pihak kontraktor yang bekerja sama dengan RDMP Pertamina RU V," kata Taufik

Semestinya RDMP Pertamina harus terbuka dalam hal ketenagakerjaan dengan melibatkan Dinas Tenaga Kerja(Disnaker) Balikpapan. "Kami di dewan siap aja kalau mau di buat pansus, kami hanya surat dari tim 11," jelas Taufik. (agus/bdknews)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)