Iklan Satu

Dewan Bisa Gunakan Lintas Komisi Selesaikan Masalah RDMP Pertamina.

$rows[judul] Keterangan Gambar : Ketua Komisi II, Riri Saswita Diano

BALIKPAPAN,BIDIKNEWS.co.id-Pasca Unjuk rasa sejumlah organisasi kemasyarakatan Balikpapan serta LSM  yang tergabung dalam Tim 11, menuntut pihak RDMP Pertamina RU -V kota Balikpapan terkait tenaga kerja lokal yang belum mencapai titik temu.

Proyek perluasan kilang minyak pertamina di kota Balikpapan, yang sedianya dapat menyerap ribuan tenaga kerja lokal, disayangkan karena hanya sedikit tenaga kerja lokal yang di kerjakan.  

Hal ini membuat anggota DPRD Kota Balikpapan angkat bicara.
Ketua Komisi II, Riri Saswita Diano mengatakan RDMP beserta Stakeholdernya tidak terbuka dalam prekrutan tenaga kerja, ini terbukti dengan data yang di serahkan Tim 11 ke Disnaker , sebanya 3.016 data tenaga kerja lokal yang di serahkan hanya 162 orang saja mendapatkan panggilan.

"Kita tidak bisa berbicara berdasarkan data saja, harus di tinjau dan di sidak juga untuk melihat kondisi di lapangan. Jangan sampai hanya pengakuan saja merekrut seribu lebih fakta di lapangan tidak seperti itu,"terang Riri

Menurutnya pengakuan pihak RDMP Pertamina RU - V mengklaim  jumlah seluruh pekerja saat ini adalah 3.632 orang berbanding terbalik. Hingga November 2019, jumlah pekerja lokal Balikpapan sebanyak 1.645 orang atau 45,29 persen dari jumlah keseluruhan yang tersebar di 14 sub kontraktor pelaksana proyek. Sedangkan pekerja luar Balikpapan khususnya Kalimantan sebanyak 1.601 orang pekerja atau 44,08 persen.

Permasalah ini harus segera di tindak lanjuti ,hal seperti ini sangat sensitif, mengingat komitmen dari Pertamina sendiri untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal non skil, dan pertamina sendiri wajib untuk memenuhi janji tersebut.

" Kami akan memanggil pihak terkait seperti Dinas ketenagakerjaan bersama Komisi I dan Komisi IV. Kami di dewan akan menggunakan lintas komisi untuk memanggil serta mencari solusi permasalahan tenaga kerja lokal tersebut," jelasnya.(agus/bdknews)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)