BALIKPAPANbidiknews.co.id- Ditengah pandemi covid-19 Anggota DPRD kota Balikpapan tetap melaksanakan tugas dan fungsinya dengan melaksanakan Serap Aspirasi (reses), Seperti yang dilakukan Budiono salah satu anggota DPRD Balikpapan dari fraksi PDI Perjuangan.
Walaupun reses kali ini berbeda dari reses sebelumnya, dimana kegiatan reses berlangsung singkat tanpa mengumpulkan warga, pelaksanaan reses yang dilakukan dirinya kali ini mendatangi langsung rumah warga yang berada di Jalan Patriot RT 28 Baru ilir, Balikpapan Barat , Rabu (19/5/2020) kemarin.
Usai kegiatan Budiono menyampaikan, bahwa resesnya kali ini langsung mendatangi warga dan mendengarkan langsung keluhan yang ada , Saat ini keluhan yang banyak masuk pada dirinya terkait Jaring Pengaman Sosial (JPS) yang mana masih banyak warga yang belum tersentuh , JPS tersebut,
"Warga yang saya datangin kali ini rata-rata pedagang jamu keliling dan penjual pentol (salome), mereka mengeluhkan belum tersentuhnya bantuan yang diberikan dari pemerintah kota, Perlu digaris bawahi, jika bantuan dari pemkot kepada warga bukan tidak mendapatkan semua, namun masih ada warga yang belum mendapatkan bantuan"terang Budiono
Warga berharap, pemkot dapat membuka akses jalan yang saat ini ditutup, sehingga memudahkan bagi para pedagang untuk melintas,.
" Sudah hampir tiga bulan mereka tidak berjualan akibat pandemi covid-19 yang melanda Kota Balikpapan , mereka berharap Pemerintah kota Balikpapan agar bisa membukakan jalan agar mereka dapat berjualan seperti sediakala"tutur Budiono.
Disamping itu juga warga banyak mempertanyakan terkait Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) ditahun ajaran baru nantinya, Yang mana kondisi pandemi saat ini tentu warga banyak yang bingung seperti apa mekanisme pendaftaran PPDB nantinya, Pastinya saat ini masih menunggu Petunjuk Teknis (Juknis) nya seperti apa.
"Ya kita lihat saja dulu, juknisnya seperti apa dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, Terlebih lagi nilai yang didapat oleh siswa/siswi lulusan tahun ini, melalui penilaian dari sekolah masing-masing, karena selama pandemi ini tidak ada proses belajar mengajar dan Ujian Akhir Nasional (UAN)"pungkasnya
Tulis Komentar