Keterangan Gambar : Anggota komisi lV bersama perwakilan dinas tenaga kerja saat sidak di kantor RDMP Pertamina
BALIKPAPAN,BidikNews.co.id- Terkait permasalahan penyerapan ketenagakerjaan terhadap proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) RU V Pertamina Balikpapan , mendapat perhatian khusus dari anggota komisi IV DPRD kota Balikpapan.
Hal tersebut dibuktikan Komisi IV DPRD kota Balikpapan dengan melakukan inpestigasi mendadak (sidak) ke kantor RDMP, jalan Letjen Suprapto, kelurahan Baru Ilir , kecamatan Balikpapan Barat, pada Senin (13/1/2020) yang di pimpin oleh wakil ketua Komisi IV, H.Iwan Wahyudi,S.kom.
Iwan Wahyudi bersama anggota Komisi IV beserta Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) di terima langsung oleh Widodo Tri Rahardjo
Manager Procurement & General Support RDMP RU V Balikpapan & Lawe-Lawe yang di dampingi Purnomo, Sutopo dan Rochman .
Dalam pertemuan itu, Iwan menjelaskan perihal sidak yang dilakukannya di kantor RDMP RU V Pertamina Balikpapan. Salah satunya mengenai penyerapan tenaga kerja lokal atas proyek Refenery Development Master Plan perluasan kilang minyak Pertamina Balikpapan, yang sudah berjalan.
"Kami ingin mengetahui sejauh mana uoaya Pertamina dalam perekrutan tenaga kerja lokal, serta sampai kapan mega proyek ini berakhir," ungkapnya kepada pihak RDMP
Sementara itu anggota komisi IV Ardiansyah menambahkan bahwa DPRD merupakan lembaga wakil rakyat yang membawa aspirasi masyarakat. Termasuk permasalahan tenaga kerja yang kini dieluhkan maayarakat kota Balikpapan. Sebagaimana diketahui bahwa jauh sebelumnya perwakilan warga telah mengusulkan agar perekrutan tenaga kerja lokal harus lebih banyak dari pada pekerja luar.
"Kami ingin juga mengetahui kontraktor dari RDMP, apakah sudah memenuhi permintaan warga terkait penyerapan tenaga lokal Balikpapan, dan apa sudah berkoordinasi dengan Disnaker. Karena dari usulan warga ternyata masih banyak yang belum di pekerjakan di proyek perluasan lahan pertamina ini," jelas Ardiansyah
Menanggapi hal itu, Widodo yang diutus sebagai perwakilan RDMP mengatakan telah melaksanakan dan merekrut beberapa warga Balikpapan untuk bekerja di proyek RDMP. Namun demikian diakuinya bahwa belum sepenuhnya memenuhi permintaan warga dengan jumlah yang diajukan. Akan tetapi sudah mempunyai data tenaga kerja lokal yang akan diupayakan kembali dengan berkoordinasi pada pihak kontraktor.
"Akan kita coba upayakan kembali data jumlah tenaga kerja lokal yang diajukan. Kami akan koordinasi dengan pihak kontraktor proyek RDMP. Karena untuk tahun 2020 kami akan menyerap 15 ribu tenaga kerja, mudah-mudahan secepatnya kita dapat memperbaiki kedepanya," jelasnya. (agus/bdknews)
Tulis Komentar