Iklan Satu

Program BTS dan Kampung Demokrasi KPU Balikpapan Berjalan Maksimal

$rows[judul] Keterangan Gambar : Komisioner KPU Balikpapan, Mega Feriany Ferry

BALIKPAPAN,bidiknews.co.id- Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat khususnya bagi pemilih pemula, berbagai upaya dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan, termasuk tahapan sosialisasi. Sosialisasi ini bertujuan untuk mengajak dan memberi pemahaman kepada masyarakat.

KPU Balikpapan kemudian membentuk program sosialisasi Goes to School yang khusus menyasar sekolah, utamanya pemilih pemula. Hal tersebut disampaikan Mega Feriany Ferry S Kom, komisioner KPU saat berada di kantor KPU Balikpapan, Jum’at (19/3/2020).

Menurutnya sosialisasi GTS yang dilakukan selain bagi pemilih pemula, juga untuk meningkatkan partisipasi masyarakat menjelang pelaksanaan pilkada Balikpapan. KPU juga akan membentuk “Kampung Demokrasi” untuk mengakomodir sosialisasi dimasyarakat.

“ Selain GTS, kita juga bentuk Kampung Demokrasi pada setiap Kecamatan yang ada dikota Balikpapan, maka dari itu KPU akan melakukan komunikasi kepada pihak kecamatan dan kelurahan,” kata Feriany

Tahapan ini telah berjalan baik GTS juga ke masyarakat. KPU juga telah menyampaikan beberapa indikator-indikator yang cocok untuk wilayah yang dinobatkan menjadi “Kampung Demokrasi” dikecamatan tersebut, salah satu indikatornya yaitu melihat bahwa dikampung tersebut nampak jelas demokrasinya.

Indikator lainnya yang akan disampaikan dengan melihat angka partispasi masyarakatnya dalam pemilihan sebelumnya paling tidak imbang, tidak menunjukan keberpihakan dengan salah satu pasangan bakal calon, beber Mega.

Mega juga menambahkan, hal yang paling penting dalam membuat “Kampung Demokrasi” bahwa diwilayah terebut tidak ada penyebaran money politic.

Selama seminggu kedepan, lurah beserta jajarannya akan memastikan Tempat Pemungutan Suara (TPS) atau Rukun Tetangga (RT) mana yang cocok untuk menjadi kandidat “Kampung Demokrasi”.

Kemudian setelah itu akan di diskusikan ketingkat Kecamatan, dan pihak Kecamatan akan menyerahkan beberapa kandidat untuk menjadi “Kampung Demokrasi” kepada KPU Balikpapan.

“Dan KPU akan turun kelokasi kandidat “Kampung Demokrasi” bersama tim penilai dan peninjau, untuk datang langsung ke tempat yang ditunjuk apakah kawasan tersebut memang layak,” ungkapnya. (sinta/bdknews)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)